Tag: mediasosial

Kecanduan “bermain” social media

“Hari gini ga main sosmed? kemana aja?” teman-teman pernah dengar pertanyaan-pertanyaan seperti itu? Apa tanggapan teman-teman? Saya pernah menanyakan kepada teman-teman yang tidak membuat akun social media tentang apa alasannya. Sebagian ada yang menjawab karena tidak suka, sebagian lagi mengatakan bahwa akun social media dapat melalaikan dari ibadah, di sisi lainnya ada pula yang mengatakan terbiasa “melihat layar” membuat sulit berinteraksi langsung dengan orang sekitar.

Saya sendiri merupakan pengguna social media yang cukup banyak menghabiskan waktu di depan layar, seakan dua dunia mewarnai kehidupan ini. Sehari saja tidak buka Instagram seakan ada yang kurang. Lalu apakah itu bisa dikategorikan “kecanduan”? bisa jadi ya. Namun bagi saya kata kecanduan “bermain” social media tak melulu dikaitkan dengan hal-hal negatif, bisa saja dibalik menjadi hal positif. Mengapa demikian? Saya berani menyebutnya kecanduan yang positif apabila dalam penggunaan social mencakup hal-hal berikut ini :

  1. Seseorang menggunakan social media untuk memposting kegiatan-kegiatan yang nantinya akan membawa nilai positif pada orang-orang (pengguna social media lain} yang melihatnya.
  2. Seseorang menggunakan social media untuk mengajarkan ilmu kepada orang lain, misalnya akun belajar parenting, bisnis, dakwah dan lainnya.
  3. Seseorang menggunakan social media untuk menjalin pertemanan dan membuka jaringan dengan masyarakat luas.
  4. Seseorang menggunakan social media untuk bisnis atau berjualan. Menurut saya hal ini justru membantu perekonomian masyarakat. Berjualan online memudahkan keadaan orang-orang yang tidak bisa bekerja di luar rumah atau belum bisa berbisnis karena tidak punya modal buka toko.
  5. Seseorang menggunakan social media untuk sharing informasi, berita dan tips yang bermanfaat.

Kita harus menerima dan membuka diri bahwa hari ini kita hidup di dunia digital. Era dimana manusia dikelilingi oleh sistem computer dan internet. Baik dan buruknya pengaruh yang kita dapatkan dari social media tergantung pada apa yang kita follow dan sikap kita. Orang yang kita follow di social media akan memberi banyak pengaruh pada pikiran kita, karena itu bijaklah dalam memilih akun yang akan kita follow, karena akun itu yang akan sering kita lihat dan sewaktu-waktu bisa merubah mind set kita. Jika akun yang kita follow membawa dampak yang baik justru akan menguntungkan, namun jika akun yang kita follow penuh dengan nilai-nilai negatif maka akan merugikan kita.

Tentang social media tak selalu hitam dan putih. Bijaklah dalam menggunakannya hingga yang kita dapatkan adalah perubahan hidup ke arah yang lebih baik, bukan sebaliknya. Selamat datang di dunia digital!