blog ini saya beri nama dentist mom diary

Bagi saya, menulis blog bermula dari keinginan menuangkan perasaan. Namun tak hanya sekedar curhat, harus ada nilai-nilai yang menggambarkan kehidupan penulisnya. Saya memproklamirkan diri saya sebagai seorang dentist yang juga seorang istri dan ibu. Dalam tiap postingan saya menyelipkan pesan tentang arti kehidupan yang saya jalani, di antara menjadi seorang “pelayan” masyarakat dan “ratu” dalam keluarga. Saya sangat menikmati kedua peran tersebut.

Sebelum menikah saya sudah mulai belajar tentang “cara” hidup berumah tangga. Saya membaca banyak buku dan mengikuti seminar pra nikah. Tak jarang saya meminta wejangan dari para senior yang sudah lebih dulu “masuk” dalam kehidupan pernikahan. Saya pun menuliskan dalam buku harian tentang impian saya menikah dan memiliki anak di usia 23 tahun. Atas kehendakNya pada tahun 2012 saya menikah dan 2013 lahirlah anak pertama kami.

Saat menulis blog ini saya sudah memiliki dua orang anak yang masih balita, saya juga seorang istri dari suami  berprofesi sebagai dokter yang sedang melanjutkan pendidikan S3 di Tokyo, Jepang. Untuk sementara kami hidup berjauhan karena peraturan di tempat suami sekolah belum membolehkan student nya membawa keluarga dalam masa enam bulan pertama (tentang hal ini nantinya akan saya ceritakan dalam tulisan lainnya).

Memiliki amanah sebagai dokter gigi di sebuah klinik gigi Jakarta menuntut saya untuk “cerdas” dalam mengelola waktu dan mengatur peran. Menjadi working mom tidaklah mudah, ada banyak perjuangan dan pengorbanan disana. Bagaimana tidak, sebelum berangkat kerja seorang ibu harus menyiapkan kebutuhan keluarga terlebih dahulu, jika sudah selesai baru bisa membenahi diri sendiri dan memulai aktivitas. Ibu harus membuang keegoisan dan keberpihakan pada diri sendiri demi keluarga.

Jika sebuah keluarga diibaratkan dengan makhluk lain dimuka bumi ini, mungkin pohon bisa menjadi salah satu gambarannya. Sebuah pohon memiliki banyak cabang dan ranting. Hati seorang ibu adalah akarnya yang jika dia sehat maka pohon akan tetap tumbuh subur, namun jika terusik hama maka seluruh bagian dari pohon akan rusak.

Ya, inilah rumah kedua saya, tempat dimana saya berbagi dengan tujuan menebar manfaat bagi sesama. Blog ini saya beri nama dentist mom diary. Cerita kehidupan seorang perempuan bergelar dokter gigi yang sangat mencintai suami dan anak-anaknya, serta memprioritaskan keluarga dalam hal apapun. Keluarga adalah kerajaannya. Suami adalah rajanya dan anak-anak adalah pangerannya. Selamat datang di blog dentis mom. Semoga bermanfaat.

ameliamuriza

full time mother and wife | part time dentist

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *